Dewa Arya Putra

6 Agt 2020

Jangan Gunakan Sumpitmu Dengan Cara Seperti ini!

Diperbarui: 26 Mar 2021

Memahami cara menggunakan sumpit sebelum ke Jepang memang ada manfaatnya. Selain dapat pujian langsung dari orang Jepang, kita juga akan dianggap sebagai orang yang sopan. Karena orang Jepang sangat menjunjung tinggi sikap kesopanan bahkan dari etika saat makan terutama menggunakan sumpit. Berikut adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam etika menggunakan sumpit:

1. Sashi-bashi (刺し)

Sashi (刺し) atau sasu (刺す)artinya adalah menusuk. Kemudian sashi-bashi berarti menusuk makanan menggunakan sumpit. Walaupun di Jepang jarang sekali menggunakan garpu, jangan sekali-kali menusuk makanan kalian menggunakan sumpit ya. Hal tersebut dianggap tidak sopan karena seolah-olah menancapkan dupa untuk mendoakan orang yang meninggal.

Sashi-bashi (sc: https://jn8.jp/ja/life_list/1804)

Baca Juga: Hari Kucing di Jepang "Nyan Nyan Nyan Day"

2. Hashi-watashi (箸渡し)

Watashi (渡し) atau watasu (渡す)berarti memberikan atau menyerahkan. Watashi-bashi berarti menyerahkan makanan menggunakan sumpit. Hal ini pun dianggap tidak sopan bagi orang Jepang. Ya jelas saja karena sumpit itu bekas mulut orang lain, dengan kata lain tidak higienis lagi.

Hashi-watashi (sc: https://www.fun-japan.jp/id/articles/8146)

Baca Juga: Mitarashi Matsuri, Festival Di Kyoto Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

3. Yose-bashi (寄せ箸)

Yose (寄せ) sendiri berarti mendekatkan sesuatu ke diri kita. Berarti yose-bashi adalah mendekatkan makanan/piring makanan ke diri kita. Menurut orang Jepang tindakan ini tidak sopan. Lebih baik meletekakkan sumpitnya terlebih dahulu kemudian mengambil piring tersebut menggunakan tangan.

Yose-bashi (sc: https://matcha-jp.com/en/876)

Baca Juga: Bagaimana Idul Adha Di Osaka Jepang?

4. Watashi-bashi (渡し箸)

Di Jepang kata hashi (箸) yang berarti sumpit dan kata hashi (橋) yang berarti jembatan benar-benar memiliki penyebutan yang sama. Jadi istilah Watashi-bashi tersebut merupakan sumpit yang diletakkan diatas mangkuk yang seolah-olah seperti jembatan. Hal tersebut mengartikan bahwa kita tidak menghargai masakan tersebut dan merupakan penghinaan bagi chef yang membuatnya. Maka letakan lah sumpit di tempat yang benar yaitu di Hashioki (箸置き).

Watashi-bashi (sc:https://press.ikidane-nippon.com/en/a00003)

Baca Juga: Doyo Ushi No Hi, Hari Memakan Belut Di Musim Panas

5. Ogami-bashi (拝み箸)

Kalian pasti pernah dengar atau tahu kata “Itadakimasu” kan? Yup itu adalah kata yang diucapkan sebelum makan. Menurut Bapak Ketua Asosiasi Budaya Sumpit Jepang, Bapak Nakamichi Hisatsugu (中道久次) mengatakan bahwa ogami-bashi (meletakkan sumpit ditangan sambil mengucapkan “itadakimasu”) merupakan hal yang tidak baik dilakukan. Karena hakikatnya tidak ada adat yang pada saat berdoa/Gasshou, ditangan kita membawa sesuatu.

Baca Juga: Shikaribetsu-ko Kotan, Desa Es di Jepang.

6. Neburi-bashi (舐り箸)

Dalam logat Kansai dan Kyoto, menjilat (nameru, (舐める) mereka sebut dengan neburi (舐り). Berarti neburi-bashi adalah menjilat sumpit. Maksudnya adalah saat kita menjilat sumpit yang tidak ada makanan yang dijepit/tertinggal disumpit tersebut. Tindakan ini adalah hal yang tidak sopan, karena terlihat menjijikan/kotor.

Neburi-bashi (sc: https://matcha-jp.com/en/876)

Bagaimana? Sudah tau kan apa aja yang tidak boleh dilakukan saat menggunakan sumpit. Maka dari itu belajarlah menggunakan sumpit sebelum pergi ke Jepang dan jangan lupa belajar Bahasa Jepang juga ya biar bisa tanya langsung ke orang Jepangnya.


(by: Dewa Arya - Tsubomi House TLC)

    1490
    4