• Dewa Arya Putra

Ada Apa Antara Masyarakat Jepang Dengan Vending Machine?

Vending Machine atau dalam bahasa Indonesia, kita menyebutnya dengan mesin penjual otomatis. Sedangkan dalam bahasa Jepang vending machine adalah jidou hanbaiki (自動販売機). Menurut Asosiasi Produsen Mesin Penjual Otomatis yang ada di Jepang, bahwa saat ini jumlah mesin penjual otomatis tersebut sudah mencapai sekitar 5 juta mesin. Dengan kata lain perbandingannya adalah setiap 1 mesin untuk 23 penduduk jepang.

Deretan mesin penjual otomatis yang ada di Jepang (sc: DaraKer_F/Flickr)

Baca Juga: Oshiya, Salah Satu Pekerjaan Unik Yang Ada Di Jepang


Mesin penjual otomatis mulai terkenal di Jepang pada tahun 1950-an. Bahkan sampai detik ini mereka masih berinovasi untuk menjual produknya menggunakan mesin tersebut. Saat ini di Jepang tidak hanya menjual minuman-minuman ringan saja. Bahkan mereka menjual baterai, mainan, makanan hangat, es krim, dll. Bisa dikatakan kita bisa membeli hampir apapun yang ada di supermarket dan hal ini memang benar-benar menghemat waktu dan efisien. Terlebih apabila rumahnya jauh dari supermarket, mesin penjual otomatis ini adalah salah satu solusi dari masalah tersebut.

Mask Vending Machine (sc: Gary/Flickr)

Baca Juga: 6 Kata Bahasa Jepang Yang Sulit Diartikan Ke Bahasa Indonesia


Walaupun jika membicarakan harga, barang-barang yang dijual di mesin penjual otomatis jauh lebih mahal dari barang-barang yang dijual di supermarket. Tetapi hal tersebut memang sudah selayaknya demikian, karena kita bisa membeli barang itu tidak sampai repot-repot pergi ke supermarket. Mungkin Indonesia harusnya mengadaptasi pola hidup yang seperti ini ya.

Italian Street Food Vending Machine (sc: John Gillespie/Flickr)

Ada beberapa alasan mengapa Jepang memproduksi banyak sekali mesin penjual otomatis. Pertama, penduduk Jepang rata-rata berumur sekitar 48 tahun. Hal itu dikarenakan tingkat kelahiran di negara tersebut cukup rendah. Selain itu harga tenaga kerja disana pun terbilang mahal. Maka dari itu mereka menemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan mesin penjual otomatis.

Alasan yang kedua adalah karena tingginya harga properti. Masalah tersebut berdampak pada ruang untuk gudang penyimpanan barang. Akhirnya mereka menggunakan mesin penjual otomatis untuk meletakkan barang/produk mereka. Mereka memilih mesin penjual otomatis karena lebih efisien daripada menyewa/membuka toko retail.

Kemudian alasan yang terakhir adalah orang Jepang suka dengan sesuatu yang otomatis dan efisien. Ya untuk jaman yang sudah terbilang maju seperti saat ini, siapa yang tidak mau hidupnya dipermudah?


Baca Juga: Tashirojima, Pulau Dengan 600 Ekor Kucing!

Vending Machines (sc: Paul Keller/Flickr)

Ada yang sudah pernah mencoba membeli barang di mesin penjual otomatis di Indonesia maupun di Jepang? Di Indonesia sendiri sih masih sedikit banget ya jumlah mesin penjual otomatisnya. Mungkin hanya tersedia di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh banyak orang seperti bandara, stasiun kereta, dan mall. Kira-kira mesin penjual otomatis apa saja yang pernah kalian lihat? Tulis di kolom komentar ya!

(by: Dewa Arya - Tsubomi House TLC)

Check our Instagram

Jangan Lewatkan Penawaran Menarik Dari Kami.

Berlangganan Newsletter Sekarang Juga.

  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon
© 2020 by Tsubomi House

Our Office:

Jalan Graha Gunung Anyar Tambak No. 37,

Ruko Puri Gunung Anyar Regency Blok R-7

Gunung Anyar Tambak, Surabaya 60294
Office: 0812-3836-4722

Courses: 0878-7583-8289

Email. tsubomihousetlc@gmail.com