top of page

Daisugi, Teknik Penanaman Pohon Yang Kreatif Berasal Dari Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki sumber daya alam serta lahan yang terbatas dibandingkan dengan Indoneisa. Tetapi itu tidak menutup kemungkinan untuk membatasi kreativitas mereka. Dengan lahan yang sempit tersebut, masyarakat Jepang menemukan cara yang unik untuk mengembang biakan tanaman yang akan mereka ekspor. Teknik penanaman tersebut bernama daisugi.



Daisugi adalah teknik kehutanan yang sudah dikembangkan sejak abat ke-14an, dikutip dari Oddity Central (4/8/2020). Teknik daisugi bertujuan untuk membudidayakan pohon cedar/aras berjenis Kitayama. Pohon tersebut memiliki harga jual yang cukup tinggi karena batang kayunya yang lurus dan kuat. Umumnya batang pohon aras digunakan sebagai bahan baku kayu untuk perabotan seperti lemari pakaian dan barang lainnya yang menggunakan kayu.

Daisugi (sc: reddit)

Teknik penanaman daisugi menggunakan pohon induk sebagai sumbernya. Mereka mengambil pohon-pohon anakan yang akan digunakan tetapi hanya pohon anakan terbaik yang akan mereka gunakan. Apabila batang pohon tersebut tidak memenuhi kriteria makan akan di pangkas tanpa ampun. Memelrukan sekitar 20 tahun untuk pohon-pohon anakan tersebut suap dipanen.



20 tahun memang terdengar cukup lama tapi itu adalah waktu yang sepadan untuk mendapatkan kualitas batang pohon aras yang baik. Kemudian hasil panen batang pohon yang menggunakan teknik daisugi ini sama baiknya dengan hasil panen yang menggunakan teknik penanaman biasa.

Hasil Panen Batang Pohon Aras Kitayama (sc: earthbuddies.net)
 

(by: Dewa Arya - Tsubomi House TLC)

Comentarios


Check our Instagram

bottom of page