Warna-warni di Festival Tanabata

Negara Jepang, merupakan salah satu negara yang memiliki banyak sekali kebudayaan dan festival. Pada Musim panas, selain festival-festival yang diadakan di kuil, ada sebuah festival yang diadakan pada tanggal 7 Juli, festival tersebut bernama Festival Tanabata.

Festival Tanabata
Festival Tanabata (sc: kagen33/Flickr Hiro - Kokoro☆Photo)

Baca Juga: Ramainya Perayaan Gion Matsuri di Kyoto


Sejarah Festival Tanabata

Awalnya, Festival Tanabata diambil dari legenda “Festival Bintang” yang berasal dari Tiongkok. Legenda tersebut menceritakan seorang anak perempuan Raja Langit yang bernama Orihime yang jatuh cinta ke seorang pengembala sapi yang bernama Hikoboshi. Saking dimabuk cintanya, mereka berdua sampai melupakan pekerjaan yang merupakan kewajiban mereka. Melihat kelakuan Orihime dan Hikoboshi, sang Raja Langit marah dan memisahkan mereka dengan cara menempatkan mereka di masing-masing sisi Sungai Ama No Gawa (yang memiliki arti Galasi Bima Sakti). Pasangan ini hanya di izinkan bertemu satu tahun sekali yaitu setiap tanggal 7 Juli. Apabila hari tersebut sedang turun hujan, Sungai Ama No Gawa akan meluap sehingga mereka tidak dapat bertemu sampai tanggal 7 Juli tahun berikutnya.