• Dewa Arya Putra

Tea Tapping, Tradisi Teh Yang Tidak Pernah Kosong Di China

Di China, minuman yang WAJIB ada di setiap rumah adalah Teh. Tradisi atau kebiasan “Ngeteh” sudah ada di China dari ribuan tahun lalu. Kemudian sekitar abad 15 tradisi Ngeteh ini berkembang menjadi agenda rutin yang harus dilakukan. Karena menurut mereka teh memiliki khasiat menetralisir kadar lemak dalam darah, melancarkan buang air kecil, dan bahkan ada yang mempercayai kalau minum teh dapat memperpanjang umur mereka.

Tea (sc: Abayburina/Flickr)

Selain itu Teh juga dianggap sebagai bentuk silaturahmi. Kalau di Indonesia Ketika ada tamu atau saudara yang sedang berkunjung atau silaturahmi ke kita, biasanya menyuguhkan makanan dan minuman kan. Kalau di China adalah teh. Harga-harga teh di China pun terbilang cukup fantastis tergantung dari manfaat dan pembuatan teh itu sendiri.


Baca Juga: Cha No Yu, Tradisi Upacara Minum Teh Di Jepang

Chinese Tea (sc: Yasuhisa Hasegawa/Flickr)

Salah satu tradisi di China ada yang bernama Tea Tapping. Secara arti Tea Tapping berarti mengetuk teh, tetapi yang di ketuk tentu saja bukan tehnya melainkan mejanya. Ketukan tersebut menandakan bahwa tehnya sudah hampir habis atau sudah habis. Maka si tuan rumah harus mengisinya lagi. Terkadang juga walaupun tanpa mengetuk mejanya, pihak tuan rumah langsung mengisi teh tersebut. Mereka berpendapat bahwa semakin sering mengisi teh, maka akan semakin lama kita duduk dan berbincang-bincang dengan tamu. Lalu ketukan tersebut juga bisa dianggap sebagai ungkapan rasa terima kasih pihak tamu.

Japan KFC (sc: Marie Guyot/Flickr)

(by: Dewa Arya - Tsubomi House TLC)

Check our Instagram