Mengenal Kurma Ajwa

Ketika kita mendengar kata kurma, otak kita akan merespon ke suatu daerah di Timur Tengah pastinya. Yaa, Buah kurma adalah hasil dari pertanian di timur tengah, terutama di Jazirah Arab baik di Madinah, Makkah dan sekitarnya. Merupakan sejenis tumbuhan palem (palma) atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan phonex dactylifer yang berubah dan boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupu masih mentah. Namun yang menarik kali ini, kita akan mengupas satu buah kurma dari banyak sekali macam kurma yang dihasilkan disana. Yaitu Kurma Ajwa Atau biasa disebut Kurma Nabi.


Kenapa demikian?? Yuk kita simak sedikit ulasan tentang kurma Ajwa atau kurma Nabi ini..


Baca juga: Ternyata di Timur Tengah Tidak Ada Nasi Kebuli Lho...


Dari segi penamaannya, sejarah menyebutkan bahwasannya kata “Ajwa” diambil dari nama anaknya Salman Alfarisy yaitu Ajwa, sebagai tanda penghormatan kepadanya karena telah men-Shadaqhahkan setengah lahannya untuk ditanami kurma tersebut.

Dan kenapa dinamakan kurma Nabi? Karena orang pertama yang menanam biji Ajwa itu adalah nabi Muhammad yang diberikan langsung dari Allah sebagai buka pu